Udah lama banget nih gue nggak nge-update blog dengan cerita atau pendapat dari gue. Terakhir palingan juga nge-posting tentang lagu. Kalau ngomongin lagu terus sih, banyak yang bagus. Nggak bakal ada habisnya. Karya manusia kan selalu hebat dan bagus eaa apadeh.
Udah jam segini, pas middle of night atau istilah kerennya midnight. Iseng banget nyari artikel tentang meng-qadha (mengganti) puasa Ramadhan. Apalagi bagi seorang muslimah nih yang kemungkinan besar puasanya bolong (hihi) lalu nggak sempet ganti puasanya dan bertemu Ramadhan berikutnya. Kepikiran nyari artikel soalnya tadi bilang ke papah kalau 'ada puasa yang belum diganti lalu keburu Ramadhan harus didobel puasanya, menurut guru agama' dan papah termasuk yang 'gausah didobel. bayar sesuai hari bolongnya aja'. Dan gue mendapatkan kesimpulan seperti ini........
Ada pertanyaan seseorang di tempat komentar sebuah artikel, "...bagaimana kalo saya membayar puasa pada saat 2011 sedangkan saya waktu itu tidak puasa 2hari di tahun 2009?"
Pemilik artikel pun menjawab demikian, "Di thn 2011, Anda tetap hanya berkewajiban membayar puasa 2hr, tak perlu dibuat dobel."
Alhamdulillah, Allah selalu memudahkan hambaNya^^ Btw gue sempat mendobel puasa yang harus diganti, tapi nggak apalah, udah berlalu dan jadi pahala, bukan? :D
Oh iya, ternyata ada syarat yang seperti ini,
Bagi seseorang yang dengan sengaja menunda qodho’ puasa Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya, maka dia memiliki kewajiban:
- bertaubat kepada Allah,
- mengqodho’ puasa, dan
- wajib memberi makan (fidyah) kepada orang miskin, bagi setiap hari puasa yang belum ia qodho’.
Kalau kesimpulan gue sih ya (berdasarkan baca artikel dan forum), kalian bisa ganti fidyah dgn rajin berinfaq dan puasa sunnah. Karena sebagian infaq ditujukan untuk orang miskin (means memberi makan mereka juga). Di forumnya ada yg berpendapat fidyah itu diwajibkan bagi yg lebih berhalangan dan gak mampu ganti puasa. Misalnya, seorang ibu yang habis melahirkan harus memberi ASI kepada anaknya means kudu makan kan biar ada ASI-nya. Bahkan bisa sebulan penuh Ramadhan nggak puasa. Nah itu nggak diganti puasanya gapapa tapi WAJIB bayar fidyah. Sama halnya buat orang (nggak musti bini) yang sakit parah gitu. Kalau dia bener-bener nggak mampu ganti puasa, bisa di fidyah saja. Eh tapi... rajin berinfaq/sedekah itu kudu buat semua orang deh, yang laki atau bini, yang ganti puasa atau kaga, yang sehat atau sakit, yang penting mampu. Lebih ke memperbanyak jumlah infaq/sedekah kali, ya. Fidyah itu ngasih makan org miskin btw hehehe.
Tadi gue juga sempet baca artikel tentang mengganti puasa wajib sama menjalankan puasa sunnah. Jadi, sebaiknya DAN disarankan meng-qadha puasa wajib dulu. Setelah puasa wajibnya lunas hutangnya, baru deh ikutan puasa sunnah^^
Asik banget nih gue ikutan ngomongin forum islam lol. Semoga postingan ini bermanfaat buat kalian. Kan udah deket banget nih, sama bulan Ramadhan. Sebelum gue akhiri postingan ini, gue Nadiah Khansa memohon maaf lahir dan batin sebesar-besarnya sama kalian jikalau punya salah yang disengaja maupun tidak. Kesempurnaan hanya milik AllahSWT. Semoga Ia mengampuni dosa kita :-)
Sekian dari saya,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu
No comments:
Post a Comment