Jadi, kurang lebih 09:09 WITA, gue sedang berada di sekolah tercinta, Yayasan Pupuk Kaltim ; YPK. Saat itu, sedang pelajaran Fisika. Istilah kasarnya gue diusir sama guru gue sendiri buat nggak ngikutin pelajarannya. Istilah halusnya, yang *uhuk* tuntas *uhuk* ulangan fisikanya boleh ke perpus gitu asal nggak ganggu orang-orang yang kebetulan lagi di karantina disana buat persiapan OSN.
Tokyo, Seoul, London, & New York. Someday, I will go there and date with my bias.
Showing posts with label story. Show all posts
Showing posts with label story. Show all posts
Mar 26, 2013
Mar 8, 2013
Kala Badai Menghadang. Two-end.
“Aku harus menemukan dokter! Aku akan pergi
ke kota Wayden!” janjinya dalam hati.
Ia mulai menyalakan mesin perahu milik ayahnya. Tiba-tiba, di
dalam kegelapan dan hembusan angin yang kencang, seseorang bersuara berat
memanggil namanya. Ia rasa itu ayahnya yang ingin mencegahnya pergi. Seakan ia
tak peduli pada suara tersebut, ia segera memutar kemudi dan perahu mesinnya
pun mulai berjalan.
Kala Badai Menghadang. One.
Suatu malam saat terjadi badai yang sangat kencang, Ibu Luna mengalami
sebuah kecelakaan yang menimpa dirinya dan sesuatu terjadi pada kandungannya;
ia akan melahirkan. Telepon tiba-tiba tidak dapat tersambung, mungkin ayah Lily
belum membayar tagihan telepon di rumahnya itu. Lily mencoba melupakan masalah
terhadap ibu tirinya tersebut dan pergilah ia ke laut dengan perahu mesin milik
ayahnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)